©2019 by Yospina Lidan Patiung ( Travel's Recap )

  • Facebook
  • YouTube
  • Yospina Lidan Patiung

Biaya Makan saya Backpacking ke Jepang 10 hari

Diperbarui: 9 Okt 2019

Travelling bukan berarti harus makan di restoran dan juga bukan berarti harus puasa untuk menghemat pengeluaran makan. Banyak cara untuk tetap menikmati travelling tanpa harus kelaparan. Ada yang memilih membawa makanan instant dari negara sendiri, ada yang memilih membawa bahan makanan dan memasak sendiri di penginapan dan ada yang memilih street food. Saya sendiri saat ke Jepang membawa makanan instant dari Indonesia ( mie instant, sereal, kopi instan) untuk cadangan dan juga lebih banyak makan street food, selain lebih murah juga agar bisa merasakan juga makanan lokal dan bisa melihat proses penyajiannya sambil bercakap-cakap dengan masyarakat lokal terutama penjualnya sendiri.


Berikut adalah rincian pengeluaran saya yang bisa jadi referensi teman-teman untuk membuat budget travelling ke Jepang :


Bali, 13/11/2018

Makan malam di Bandara Ngurah Rai Rp.48.000 karena waktu transit hanya 4 jam jadi tidak keluar bandara untuk cari makanan.

Vegetable Noodle Soup, tidak ada waktu keluar bandara jadi makannya di dalam bandara saja

Kisah hari pertama bisa nonton di sini https://youtu.be/Ih04w_QpKNU



Tokyo-Japan, 14/11/2018 :

- Sarapan di Narita, dengan bekal dari Makassar ( roti dan air mineral - ambil di tap di Bandara karena saya bawa botol minum)

- Makan siang : onigiri dan roti di rumah teman karena saya titip koper dulu sebelum explore Tokyo - Makan malam, dikasih suprise sama teman saya orang Jepang, jadi kali ini makan malam gratis di restoran.

Baju Putih adalah teman saya (Japanese)

Kisah hari ke-2 saya bisa dinonton di sini : https://youtu.be/5CnAbuTOtdc



Tokyo-Japan, 15/11/2018

Seharian sama teman karena saya memang semalam menginap di rumahnya dan saya diajak ngetrip bareng keluarganya seharian ke gunung Fuji ( videonya ada di sini : https://youtu.be/vh0yFKckP1I ).

Jadi sarapan dan makan siang tidak keluar biaya.

Malamnya saya di drop di Hostel jadi saya makan bekal dari Mie instant dan minuman sereal instan dari Indonesia. Jadi biaya makan hari ini juga tidak ada.


Gunung Fuji dari ( dari Okiniwa view point)

Kisah hari ke-3 bisa nonton di sini : https://youtu.be/vh0yFKckP1I



Tokyo -Japan, 16/11/2018

- Pagi sarapan di Hostel, berbekal bubur instan dari Makassar dan roti pemberian teman semalam. di Hostel juga ada dapur lengkap dengan peralatan masak, kettle listrik beserta teh/ kopi gratis dan juga ada kulkas untuk menyimpan makanan.

Bawa dari Makassar, kalau beli di Jepang mahal. Kebetulan saya juga beli Bagasi 20kg Air Asia jadi manfaatkan bagasi

- Siang, makan Ramen di area Asakusa (lupa namanya dan nota sudah hilang), harga ¥830 ini kayak warung kecil di Indonesia, cuma lupa foto warungnya saat itu karena bareng teman (kenalan baru di Hostel) dan kita lebih fokus pada "belajar mengorder makanan melalui mesin", hehehe.. harga sebanding dengan rasa jadi gak menyesal sih makan di sini. harga segitu juga termasuk normal untuk di Jepang. Oh ya di bawah ini penampakan ramennya :

Ramen - Makanan Favorit

Untuk Makan malam hari ini gratis karena pas di Shinjuku ngantri bareng teman mau beli Takoyaki, begitu liat porsinya ternyata besar, jadi teman bilang cukup satu aja kita share ( Karena kita juga sebenarnya masih kenyang - tadi telat makan siang juga). Okehhh satu porsi Takoyaki kita share makannya tapi harganya gak share hehehe, saya dapat gratisan lagi hari ini. Well total makan siang hari hari ini adalah ¥830 atau sekitar Rp.105.500


Takoyaki

Tokyo - Japan, 17/11/2018

- Sarapan seperti biasa di Hostel dengan bekal dari Indonesia ( sereal dan biskuit) + minum coklat (stock di Hostel - hibah dari tamu yang sudah check out)

- Makan siang, kembali ke Hostel masak mie instant dan makan buah beli di Family Mart ¥200 (belum terlalu lapar sih karena tidak banyak aktivitas hari ini) dan setelah dari Tokyo Sky Tower langsung istirahat untuk lanjut ke Kyoto malam hari.

- Makan malam : beli onigiri ¥100 dan sepotong roti ¥100 Total biaya makan hari ini adalah ¥400


Kyoto - Japan, 18/11/2019

- Sarapan dengan roti dan teh (free di hostel) dan mie instant bekal dari Indonesia

- Makan siang, ditraktir teman ( orang Kyoto) dengan berbagai jajanan di Ginkakuji, itung2 sih jajanku sekitar ¥ 1.000

- makan malam : beli buah - buahan ( pisang, stroberry, jeruk) dan snack for survive in the midnight habis ¥ 1.400 .

Biaya makan per 18 Nov 2018 adalah ¥1.400

Buah atau makanan dan minuman bisa disimpan dalam kulkas, jangan lupa tulis nama + nomor kamar + tanggal check out kamu, jika tidak ditulis maka orang lain akan mengambilnya karena dianggap tak bertuan atau dianggap expired.

Living room dan Pantry di Hostel. DI belakang meja saya ada dapur dan tempat laundry

Kulkas di Hostel

Kyoto - Japan, 19/11/2019

- Sarapan dengan buah + roti dan coklat (free di hostel), jadi hostelnya ini free roti dan kopi/teh/coklat/susu

- Makan siang beli nasi kari ¥850, minuman free karena makan siang bareng teman dari California ( kenalan di Hostel ) jadi dia bayarkan minuman ini.

- makan malam : buah-buahan sisa kemarin + susu di Hostel

Jadi total pengeluaran biaya makan hari ini adalah ¥850


Makan nasi Kari di Kyoto

Kyoto - Japan, 20/11/2019

- Sarapan dengan roti dan teh (free di hostel) dan buah strawberry yang saya beli sehari sebelumnya dengan harga ¥670

- Makan siang, ini trik yang konyol sih ya... tapi karena saya ke Arashiyama sama teman, di sepanjang jalan sepulang dari Bamboo Grove ada penjual ole-ole makanan khas Jepang dimana disediakan tester. Jadi saya sama teman ngetes semua produk disitu tahu-tahu kita sudah kenyang padahal kita awalnya plan mau makan ke Yosiya ( hasil googling). Well kita masih sempat jajan gorengan lagi ¥200

- Makan malam : Udon. Untuk harga saya lupa persisnya tapi seingat saya waktu itu sempat ngitung2 dalam hari harganya sekitar 300ribu per set (order per set). Kali ini teman saya lagi yang traktir. Awalnya saya mau makan di luar restoran tapi teman saya ( orang California) maksa ke restoran, katanya dia wajib traktir saya hari ini karena saya sudah banyak direpotin sama dia terutama menemani ke puncak gunung Inari (padahal saya juga memang pengen mendaki ya haha), yaa nasib anak soleh lah ya.. dapat teman baru trus langsung ditraktir begitu kan Alhamdulillah yak



Okehhhh total pengeluaran hari ini adalah ¥870 atau sekitar Rp.110.500 (termasuk buah strawberry yang masih bisa dilanjutkan di hari esok. Straberrynya gede-gede cuma makan 4 biji saja sudah kenyang makanya bisa bertahan 2 hari di kulkas.


Kyoto & Osaka - Japan, 21/11/2019

- Sarapan dengan roti dan coklat (free di hostel) + sisa buah strowberry

- Makan siang, sebelum ke Osaka kita ke Nishiki market dulu, lagi-lagi naluri Backpacker keluar disini. Icip-icip tester ole-ole ternyata bisa bikin kenyang, jadi kita tinggal jajan dikit aja buat bikin perut bertahan sampai malam hehehuuuhh Well saya tetap jajan ¥150

- Makan malam : Makan ramen lagi di Dotonburi - Osaka, harganya ¥600

Jadi biaya makan hari ini ¥750

Sebenarnya saat beli kartu OAP dapat voucher diskon makan di beberapa tempat tapi saya tidak gunakan karena makanan yang saya inginkan tidak ada dalam promo.


Osaka - Japan, 21/11/2019

- Sarapan dengan sereal (bekal dari Indonesia) dan pisang yang dibeli semalam seharga ¥70

- Makan siang, sebelum berendam di Onsen, Saya makan soba dulu harganya ¥600

- Makan malam : Makan di bandara karena kejar penerbangan ke Malaysia ¥1.500

Sudah tidak sempat foto-foto makanan karena sudah sibuk di hari terakhir dan kejar penerbangan.

Total biaya makan hari ini ¥2.170


Jadi Total biaya makan selama perjalan pergi ke Jepang hingga pulang ke Malaysia adalah ¥7.270 ( atau 923.290) + 48.000 = Rp.971.290


Total biaya Backpacker saya bisa baca di sini : https://www.mytravelsrecap.com/post/biaya-backpacking-10-hari-ke-jepang


Disclaimer : Biaya di atas adalah versi saya dengan bantuan teman-teman saya juga di Jepang ( saya punya beberapa teman orang Jepang Asli - yang saya sebutkan dalam cerita di atas ; 1 orang wanita di Tokyo adalah sahabat saya, 3 wanita lainnya di Kyoto & Osaka adalah teman yang cukup dekat dengan saya, 4 orang pria lainnya tersebar di Jepang adalah teman yang sudah lama juga kenalnya tapi tidak sempat bertemu dengan pria-pria ini hahaha ), Saya SOLO TRIP namun beberapa kali ketemu teman.



--------

update kisah perjalanan saya di www.mytravelsrecap.com